Kim Shira (pengarang) dan Kim Rulnia (penulis)
-Main Cast :
Kim Kibum, Kim Shira, Lee Donghae, Kim Rulnia, kyuhyun, Yesung,
-Supporting Cast :
Im Noo Mee (Nova aulia), Park Yun Rhi (wahyuni), Baek Jun Wea (Wafa), Wookie, Sungmin, Ryeewok, Siwon.
-Genre :
Romatic, love, friendship
Esok pagi nya, wea, noo dan yun segera menuju rumah yesung untuk mencatat aktivitasnya di pagi hari.
“palli yo yeppa” teriak rul.
“ne” jawab yesung sambil menggigit rotinya.
“kebiasaanmu hyung, bangun kesiangan” , kata kyuhyun.
“makanya hyung, jangan tidur malam-malam” , sahut hae.
“yaahh, kan hanya pada waktu malam hari saja aku bisa mengerjai kalian” , jawab yesung polos.
Kyuhyun, kibum dan donghae bergidik ngeri, mereka segera menjauh dari yesung. Yesung tertawa lalu mendekati rul dan shi.
“mereka itu lucu sekali bukan?” katanya.
“memang apa yang kau lakukan pada mereka setiap malam?” tanya rul .
Yesung hanya tersenyum “rahasia”.
“hyaa oppa pelit, kau tidak memberitahuku” , kata shican kesal.
Yesung hanya menggeleng dan tersenyum penuh misteri.
“OPPA pelit!” shican dan rul lalu mengejar yesung.
Yesung tertawa dan segera berlari. Kyuhyu, kibum dan donghae mengira yesung mengejar mereka jadi mereka ikut berlari.
Pagi itu lagi-lagi mereka berangkat dengan gembira.
“ahh, aku tidak kuat, dia benar-benar tampan sekali !” batin wea, noo dan yun.
Setelah 6 hari wea, noo dan yun melakukan penyelidikan, maka inilah kesimpulan yang mereka dapatkan.
1. setiap malam yesung selalu mengganggu kyu, bum dan hae.
2. yesung selalu bangun kesiangan.
3. yesung punya kura-kura bernama dangkoma
4. yesung berangkat sekolah bersama saeng-saengnya dengan berjalan kaki.
5. yesung selalu terlihat sendirian saat di sekolah.
6. yesung orang yang cuek terhadap semua cewek/
7. yesung selalu melihat kelas-kelas yang dilaluinya saat berjalam
8. yesung suka makan spaghetti.
9. yesung suka musik ballad.
10. sejauh ini yesung hanya tertawa didepan saeng-saengnya saja.
Noo, wea dan yun saling menatap. Hari ini hari terakhir mereka mengumpulkan data kepada club mereka. Selama dalam penyelidikan mereka sama-sama merasakan sesuatu yang aneh masuk ke dalam hidup merka. Yeppa benar-benar namja yang menarik, ada keinginan untuk menjadi seseorang yang akrab dengan yeppa, tapi mereka taku akan keputusan club dan tak tau bagaimana jika harus mengahdapi mereka dikucilkan.
“ah aku benar-benar menyukainya, aku ingin dia jadi milikku, tapi bagaimana caranya lepas dari club ?” batin noo me di tengah-tengah pelajaran. “ah ! pusing sekali !” katanya sambil menggebrak meja.
“im noo me !” tegur ayano sensei, guru bahasa jepang nya. “nandesuka?”
“ah anniyo sensei, mm sumimasen” kata nya sambil keluar kelas.
“ah, sial,” desah noo sambil berjalan di koridor kelas. “gimana ya perasaan wea dan yun? Hmm, apa mereka punya perasaan yang sama juga denganku ?
Tiba-tiba saja dia melihat seorang namja yang sedang memperhatikan sebuah kelas dari jendela itu.
“yeppa?” bisik noo.
Yes berdiri cukup lama di depan jendela setelah itu dia pun pergi. Noo penasaran, ada apa sih di kelas itu sampai-sampai memperhatikan dengan baiknya. Noo mendekati kelas itu dan mengintipnya dari jendela. Di telitinya seluruh penghuni kelas.
“astaga, ini kan kelas wea eonni !” katanya sambil menutup mulutnya dengan telapak tangan. “yeppa, jangan jangan dia ____” batinnya.
Noo kesal, lalu dia mengikuti yesung kemana pun dia pergi dari belakang. “kenapa, kenapa dia lebih memilih wea dari pada aku ?” kesalnya.
Di kejauhan, yun yang baru saja keluar dari toilrt tapi dia melihat yesung berjalan dengan diikuti seorang yeoja dibelakangnya.
“ahh, itu kan noo !” sentak yun. “sial, rupanya dia sudah bertindak lebih jauh dariku, ini gk bisa dibiarkan, bisa-bisa yeppa diambil olehnya!”
Hari ini yun, wea dan noo berkumpul saat isirahat untuk kembali meliput tentang yeppa.
“hyaa ! yesung hyung !” panggil kyu diujung koridor.
Yesung yang sedang duduk sambil membaca buku ditaman menoleh. “mworego?” katanya dengan wajah cuek.
“kan sudah kukatakan kemarin, hari ini kita olah vocal bersama bum sebagai pianis.” Kata kyu.
“aigyo, ahh aku lupa, kajja kita pergi sekarang!”
Yesung segera mengemasi barangnya lalu pergi bersama kyu. Sedangkan noo, wea, dan yun saling menatap.
“yeppa akan bernyanyi, kira-kira seperti apa ya aura suaranya ?” tanya mereka satu sama lain.
Yesung dan kyuhyun memasuki ruang musik diikuti dengan 3 yeoja setelah mereka masuk. Disana tak begitu ramai. Ada sekitar 11 orang disana, seorang guru yang sedang menatap berkas-berkasnya, seorang namja yang bermain biola diikuti dengan vocal dari seorang yeoja, dan 2 orang namja yang alah vocal dengan kibum sebagai pianisnya, kyuhyun dan yesung, dan 3 orang yeoja yang berpura-pura membaca buku teks musik.
“kita akan mulai setelah mereka”, kata kyu sambil menunjuk 2 namja yang sedang olah vocal. “kau hanya dilatih supaya guru tau kemampuanmu”, lanjutnya.
Yesung tersenyum sebentar. Lalu dia melihat 2 namja yang sedang bernyanyi.
“suara mereka bagus, siapa mereka?” tanya yesung.
“hmm, yang itu wookie”, kata kyu sambil menunjuk namja berambut coklat. “yang itu siwon si kuda” , sambil menunjuk namja dengan postur badan tinggi.
Tak lama kemudian, mereka selesai bernyanyi.
“baiklah, sekarang kyu ssi dan temannya” kata sang guru. “siapa namamu?”
“annyeong, yesung imnida, saya kelas 3.V” jawab yes polos.
“baiklah, kalian ingin membawakan lagu apa?” tanya guru itu.
Kyu, bum dan yes saling menatap.
“terserah hyung saja”, kata kyu dan bum. Yes tersenyum “baiklah, lagu waiting for you.”
Bum mengangguk, lalu mulai menekan tuts-tuts pianonya, yesung mulai bernyanyi yang kemudian diikuti oleh kyu. Seketika para penghuni ruang musik itu terkesima dengan nyanyian mereka, bahkan kegiatan mereka seketika berhenti. Yesung sangat menghayati lagu itu seakan itu merupakan perasaannya, lagu itu menjadi terkesan mengharukan.
Noo, wea dan yun nyaris menangis mendengar nyanyian yesung. Lalu tiba-tiba noo keluar dari ruang musik, tak lama setelah itu di susul oleh wea. Yun yang masih di ruang musik mulai mencoret-coret hasil penyelidikannya.
“aku tidak peduli lagi” batinnya, lalu dia pergi keluar.
Yes dan kyu pun mengakhiri lagu mereka dan disambut dengan standing applause oleh guru mereka. “luar biasa” pujinya. Kyu dan yes hanya tersenyum.
“hyaa, kau menangis?” tanya siwon.
Kyu dan yes menoleh kea rah siwon yang sedang memegang pundak wookie. Wookie menunduk sambil sesekali mengusap air matanya. “anniyo” jawabnya.
“wae?” tanya siwon khawatir.
“goenchanayo” kata wookie sambil mengalihkan wajahnya.
Tak sengaja mata wookie melihat kyu dan yes yang juga sedang melihatnya. “ahhhh” gumamnya.
“hyaa, kau kenapa?” seketika wookie refleks menatap siwon. “goenchanayo” , dia menepis tangan siwon dan keluar dari ruang musik tersebut.
“kenapa dia ?” tanya yesung. “wookie?oh walau dia seorang namja tapi dia sangat terkenal punya hati yang halus.” Jawab kyu menjelaskan. “lalu?” tanya yesung polos.
Kyu tersenyum, “kau bernyanyi penuh penghayatan hyung, itu membuatntya menangis.”
Yesung terdiam tak menjawab lagi.
“ngomong-ngomong” sahut bum, “saat kau menyanyikan lagu tadi, kau sedang memikirkan siapa hyung?”
Yesung tersentak, “ahhh, anniyo” jawabnya cepat. Kyu dan bum saling pandang. “ah, aku harus kekelas ku sekarang”, lanjut yesung dan kemudian pergi.
Kyu dan bum menatap kepergiannya. “hyung, apa kau merasa ada yang aneh dengan yesung hyung?” tanya kyu.
“ne”, jawab bum. “sepertinya dia menyembunyikan sesuatu dari kita.”
*******
Esok harinya.
“shira ! panggil seorang yeoja.
Shi menoleh sambil mengerutkan wajahnya. “ne, ng, nugu?”
“im noo mee” kata yeoja itu sambil menjabat tangan shi. “bangapseumnida denganmu shira, aku mencarimu sejak tadi.”
“ahhh.” kata shi kebingungan. “panggil aku shican, aku tak terbiasa di panggil shira.”
“oh, ne ne” kata noo sambil tersenyum.
“mworego isseoyo?” tanya shi.
yeoja itu tersenyum senang lalu merangkul shi, “sejujurnya aku ingin menjadi teman baikmu.”
“mwo?” jawab shi kaget.
“eotteokhe?” tanya noo kembali.
“ya, boleh.” Jawab shi kebingungan.
“bagus!” sorak noo. “nah, kalau begitu bantu aku.”
Shi menatapnya bingung.
“aku menyukai yeppa, dia oppa mu kan ? jadi tolong berikan ini padanya.” katanya sambil memberikan sebuah amplop.
“ha?” sahut shi bingung. Lalu ia mengambil amplop itu.
“ok, gomawo shican, aku akan menemuimu besok, annyeong.”
Shi menatap kepergian noome, “kau berteman denganku karena yeppa? ahh!” bisiknya sedih.
******
“rulnia isseoyo?” kata seorang yeoja dimuka kelas.
Rul yang sedang dikerubuni teman-temannya langsung mengambil kesempatan.
“ahh chingu, ada yang mencariku, aku pergi dulu” katanya sambil melesat kemuka kelas.
Teman-teman rul mendesah kecewa. “rulnia?” rul tak menjawab, dia segera menarik yeoja itu meninggalkan kelasnya.
“ahh, akhirnya aku bisa lari juga.” katanya setengah tertawa. “haeppa lama sekali jadi aku bingung harus bagaimana.” lanjutnya.
“rul-ssi, saengnya yesung oppa kan?”
Rul menatap yeoja itu, dia baru menyadari bahwa yeoja itu terasa asing untuknya.
“ahh, mianhae, kamu__”
“park yun rhi” jawab yeoja itu.
“mianhae, aku kira kau shican, gomawo telah menolongku” jawab rul.
“goenchana, oh ya, aku ingin meminta bantuanmu!” serunya.
“mwo?” tanya rul heran.
Yun memberikan sebuah amplop, “tolong sampaikan perasaanku pada yeppa, aku menyukainya.”
“ha?” jawab rul dengan muka kaget.
Yun tersenyum, “tolong ya.” katanya lagi.
Rul diam sejenak, “ne”.
“aku akan datang lagi besok, annyeong rul-ssi” sambil tersenyum dan pergi meninggalkannya.
Rul menatap amplop itu, “apa boleh buat? Dia telah menolongku tadi, haahh.” Batinnya.
Tiba-tiba terdengar suara teriakan.
“rulnia !” rul meoleh, seorang yeoja yg tak dikenalnya menghampiri sambil terhengah-hengah.
“siapa?” tanya rul. “aku baek jun wea, kelas 3.” Jawab wea dengan muka polos.
“ahh, kakak kelasku?” pikir rul, “ne, wae?”
“aku mau mengatakan sesuatu” jawab yeoja itu.
“mwo?” sahutnya singkat.
Wea tersenyum, “aku ingin kerumahmu malam ini.” “mwo yo? Ada apa dirumahku?” tanya rul bingung.
“bantulah aku, agar aku bisa dekat dengan yeppamu, ok!” serunya. rul kaget, wea hanya tersenyum. “aku akan datang jam 7 nanti, tunggu ya.” Katanya lalu pergi begitu saja.
“ahhhh, yeppa kau membuatku pusing!” gerutu rul dalam hati.
to be continue ......
tunggu part 3 nya ya chingu :D
to be continue ......
tunggu part 3 nya ya chingu :D